Senin, 27 Mei 2013

TERORI TEORI PENYIMPANGAN SOSIAL

  • Teori-teori Penyimpangan Sosial
Teori-teori yang menguraikan tentang penyebab terjadinya perilaku menyimpang menurut pendapat para ahli sosiologi antara lain:
a. Teori Pergaulan Berbeda (teori differential association), oleh Edwin H. Sutherland
E. H. Sutherland mengemukakan bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. Misalnya menjadi pemakai narkoba karena bergaul dengan pecandu narkoba.
b. Teori Labelling (pemberian julukan), oleh Edwin M. Lemert
E. M. lemert mengemukakan bahwa seseorang telah melakukan penyimpangan pada tahap primer, tetapi masyarakat kemudian menjuluki sebagai pelaku menyimpang, sehingga pelaku meneruskan perilaku menyimpangnya dengan alasan kepalang
basah. Misalnya seorang yang baru mencuri pertama kali lalu masyarakat menjulukinya sebagai pencuri, meskipun ia sebenarnya sudah tidak lagi mencuri, akibatnya karena selalu dijuluki pencuri, maka ia pun terus melakukan penyimpangannya.
c. Teori Fungsi, oleh Emile Durkheim
Emile Durkheim mengemukakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena factor keturunan, perbedaan lingkungan fisik, dan lingkungan sosial. Ia menegaskan bahwa kejahatan itu akan selalu ada, sebab orang
yang berwatak jahat pun akan selalu ada. Menurut Emile Durkheim kejahatan diperlukan agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal.
d. Teori Merton, oleh Robert K. Merton
R. K. Merton mengemukakan bahwa perilaku menyimpang merupakan bentuk adaptasi terhadap situasi tertentu. Berdasarkan pendapat Robert K. Merton ada 5 (lima) tipe adaptasi yang termasuk penyimpangan sosial, yaitu ritualisme, rebellion, retreatisme, dan inovasi :
1) Inovasi, yaitu perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat tetapi memakai cara yang dilarang oleh masyarakat (dengan melakukan tindak kriminal).
2) Ritualisme, yaitu perilaku seseorang yang telah meninggalkan tujuan budaya, namun masih tetap berpegang pada cara-cara yang telah digariskan masyarakat.
3) Pengunduran/pengasingan diri (retreatisme), yaitu meninggalkan baik tujuan konvensional maupun cara pencapaian yang konvensional sebagaimana dilakukan oleh para pelaku penyimpangan sosial.
4) Pemberontakan (rebellion), yaitu penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvensional yang disertai upaya untuk melembagakan tujuan dan cara baru.
5) Konformitas, yaitu perilaku mengikuti tujuan dan cara yang ditentukan oleh masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut.
Perampokan termasuk dalam jenis penyimpangan kolektif, dimana dalam pekerjaannya selalu melibatkan orang yang lebih dari satu, mereka bekerja dalam sebuah tim, penyimpangan kolektif itu sendiri adalah suatu perilaku yang menyimpang yang dilakukan oleh kelompok orang secara bersama-sama dengan melanggar norma-norma yang berlaku dalam masyarakat sehingga menimbulkan keresahan, ketidakamanan, ketidaknyamanan serta tindak kriminalitas lainnya.Bentuk penyimpangan sosial tersebut dapat dihasilkan dari adanya pergaulan atau pertemanan sekelompok orang yang menimbulkan solidaritas antar anggotanya sehingga mau tidak mau terkadang harus ikut dalam tindak kenakalan atau kejahatan kelompok.
Perbuatan ini sudah jelas melanggar hukum dan ini juga termasuk tindakan criminal yang dapat merugikan bagi masyarakat dan penduduk di daerah – daerah yang rawan terjadinya aksi perampokan, seperti daerah yang jauh dari pengawasan pihak yang berwajib misalnya : jalan alas trenggalek, alas roban, pertokoan emas kecil dipinggiran jalan, dll
Seperti kejadian kawanan bajing lompat yang merampok motor, truk, dan mobil dari para warga atau seseorang yang hendak pergi dan melintasi daerah kawanan perampok tersebut. (SUMBER: GALERI SOSIOLOGI)

Senin, 14 Januari 2013

HUBUNGAN SOSIAL (SOCIAL RELATIONSHIP)

A. Pengertian Hubungan Sosial

Hubungan sosial merupakan hubungan antara dua atau lebih individu yang dapat saaling memengaruhi, mengubah dan memperbaiki tingkah laku karena dalam hubungan sosial terdapat emosi atau perasaan yang muncul saat berkomunikasi yang berupa kasih sayang,tolong menolong, perhatian hingga pemahaman terhadap perasaan orang lain (simpati dan empati)
Perhatikan gambar berbagai bentuk hubungan sosial berikut!
 
kerja bakti
hubungan kekeluargaan
  


hubungan antar pribadi
sumbangan bencana alam
hubungan ketetanggaan
jejaring sosial










hubungan kelembagaan







































PENGENDALIAN SOSIAL

A. PENGENDALIAN SOSIAL


1. Pengertian Pengendalian Sosial

Pengertian pengendalian sosial menurut beberapa ahli sosiologi adalah sebagai berikut.

a. Menurut Bruce J. Cohen

Pengendalian sosial adalah cara-cara atau metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat luas tertentu.

b. Menurut Peter Berger

Pengendalian sosial adalah cara yang dipergunakan masyarakatuntuk menertibkan anggota yang menyimpang.

Selasa, 13 November 2012

LATIHAN SOAL UAS GASAL 2012/2013 KLS VII

1.  Indonesia berada diantara samudera Pasifik- Hindia dan benua Asia - Australia, menurut konsep letak
     pernyataan di atas mendiskripsikan tentang letak .................................... Indonesia.
2.  Pada saat matahari di belahan bumi selatan tepatnya pada periode Oktober - April Wilayah Indonesia
     mengalami musim.................
3.  Indonesia pada periode April Oktober mengalami musim kemarau hal ini disebabkan karena..................
4.  Perhatikan pernyataan berikut ini!
     a. kawin usia muda
     b. anggapan banyak anak banyak rejeki
     c. anak merupakan penerus keturunan
     Pernyataan di atas merupakan faktor ................................... kelahiran (pro natalitas).

Selasa, 30 Oktober 2012

KISI KISI ULANGAN SEMESTER GASAL VII DAN VIII

KISI KISI ULANGAN SEMESTER GASAL
MAPEL IPS KELAS VII

1. Mendiskripsika proses alam endogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi (tektonisme==> gerak orogenetik dan epirogenetik, hasil bentukan gerak orogenetik seperti pathan dan lipatan)
2. Mendiskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya gempa bumi dan akibat yang ditimbulkannya
3. mendiskripsikan proses pelapukan
4. Mendiskripsikan proses erosi dan faktor penyebabnya
5. menjelaskan kaitan interaksi sosial dan proses sosial
6. Menjelaskan pengaruh interaksi sosial terhadapp keselarasan sosial
7. MEnjelaskan pengertian dan pentingnya proses sosialisasi

Selasa, 25 September 2012

SOAL LATIHAN uts GASAL 2012

Jawablah pertanyaan berikut ini
1. Proses alam endogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi meliputi tektonisme, vulkanisme dan.............................
Perhatikan gambar beikut ini !

2. Berdasarkan gambar di atas dasar laut yang memisahkan dua l;aut dalam disebut dengan............

Rabu, 19 September 2012

KONDISI FISIK WILAYAH DAN PENDUDUK INDONESIA

LANJUTAN PERMASALAHAN PENDUDUK INDONESIA
Macam macam pertumbuhan penduduk :
1. Pertumbuhan penduduk Alami
2. Pertumbuhan penduduk Total
Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang hanya dipengaruhi oleh faktor kelahiran dan kematiabn
Pertumbuhan penduduk Total adalah pertumbuhan penduduk yang dipengaruhi oleh faktor kelahiran kemnatian dan migrasi.
Rumus Pertumbuhan penduduk alami =
P= (L - M)
Pertumbuhan penduduk Total
P = (L-M) + (I-E)

Persebaran penduduk INdonesia tidak merata. Pulau Jawa merupakan daerah konsentrasi penduduk INdonesia.
Secara garis besar persebaran penduduk Indonesia di  5 pulau besar Indonesia adalah sebagai berikut !
1. Pulau Jawa dihuni oleh 57,5%
2. Pulau Sumatera dihuni oleh 21,3%
3. Pulau Kalimanatan dihuni oleh 6%
4. Pulau Sulawesi dihuni oleh 7%
5. Pulau Papua dihuni oleh 1,5%
6. Bali dan Nusa Tenggara 6%
Untuk mengatasi permasalahan penduduk yang tidak merata ini pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan program Transmigrasi khususnya dari Pulau Jawa Bali ke pulau yang masih jarang penduduknya. lihat juga sumber: http://abelpetrus.wordpress.com/